Pages

Showing posts with label Movie. Show all posts
Showing posts with label Movie. Show all posts

Thursday, July 5, 2012

Just for Your Information.


So, do you think you know such a things like Love and Friendship?


Hermione, Ron, Harry.

Moony, Wormtail, Padfoot, Prongs.


So, You, must be a Weasley!







credits: weheartit.com

Untuk Ginny, butuh Enam tahun.


Tahu Ginny Weasley? Yep. Adik Ron Weasley yang sangat tergila-gila padanya. Bahkan saat pertama kali bertemu dengan Harry, ia terbelalak dan tidak tahu harus berkata apa, dan pada akhirnya justru berlari kembali ke kamarnya.

Pada tahun pertamanya di Hogwarts, iya sudah berurusan dengan Lord Voldemort, dan membuat seisi Hogwarts kewalahan dengan tindakan gadis itu yang kerasukan Kau-Tahu-Siapa. Tapi tetap, ia diselamatkan oleh lelaki pujaannya, yang ternyata memang selalu setia kawan pada semua orang, tidak karena alasan lebih--saat itu.

Pada tahun ketiganya, ia menonton Quiditch bersama Harry, namun hanya mampu menatap pria itu dari bahunya. Pada tahun ini mungkin ia memang sedang berusaha melupakan perasaannya yang mungkin tak akan terbalas. Yah, kalian juga bisa melihat--Harry sangat tergila-gila dengan Cho Chang. Dan ia sekalilagi hanya mampu menatapnya.

Ginny lebih hebat dari pada seorang gadis yang gila karena cinta. Pada tahun keempatnya, saat Cedric Diggory sudah meninggal, ia bergabung dengan Laskar Dumbledore, dan mata Harry belum terbuka saat itu, bahkan saat gadis berhelai rambut cokelat kemerahan ini berhasil melakukan mantra Reducto dengan sempurna. Ya, karena Harry masih sangat tergila-gila dengan Cho. Tapi siapa yang sangka pada akhirnya, Cho justru mengacaukan segalanya? Tapi Ginny tak menyalahkannya. Ia tetap mendampingi Harry, bertarung bersamanya dalam pertarungan di ruang ramalan Kementrian Sihir. Sungguh, gadis ini lebih hebat dari kelihatannya.

Pada tahun kelimanya, Harry Potter sedang berjaya karena ucapannya bahwa Voldemort telah bangkit benar. Namun gadis ini tetap berusaha melupakan Harry, sekalipun pria yang telah berhadapan langsung dengan Voldemort ini telah melupakan Cho. Tetap saja gadis ini bersikeras dan memacari beberapa pria lain. Walaupun pada akhirnya, siapa yang kira saat ia sudah putus dengan mereka semua, Harry justru menciumnya di dalam common room di depan semua siswa Griffindor saat merayakan kemenangannya. (berbeda versi saat di film)

Pada tahun keenamnya, ia tidak bisa pacaran seperti gadis-gadis biasanya. Ia harus cukup puas dengan mendengar kabar Harry sayup-sayup. Harus bisa menahan kepedihan dengan kemungkinan bahwa orang yang ia cintai bisa saja mati kapan saja dengan atau tidak ia sadari. Namun kala gadis-gadis lain mungkin terpuruk, ia justru memilih untuk terus berjuang memimpin Laskar Dumbledore. Ya, setidaknya Harry memang berbangga diri karena memiliki kekasih yang hebat, bukan?


Harry dan Ginny. Butuh waktu beberapa tahun untuk mereka sadar akan perasaan mereka masing-masing. Dan butuh waktu untuk Ginny menyadari bahwa sejak awal, ia memang tidak bisa memalingkan wajahnya dari sosok Harry Potter. Dan Harry memang mengakui, bahwa sosok Ginny lebih kuat dan jauh lebih hebat daripada kelihatannya.


Hey, Ginny Weasley, ah--Ginny Potter, maksudku, bisakah kau mengajari kami menjadi sepertimu?


NB: Ginny tidak begitu menonjol jika kau hanya menonton filmnya. Baca bukunya, dan kau akan mengerti betapa hebatnya Ginny. Yah, dan kau tahu? Para movie maker dan aku ataupun kau sekalipun tidak bisa membaca pikiran J.K.Rowling. 
Well, Siapa yang sangka bahwa sosok Ginny Weasley akan menjadi istri Harry Potter kelak? 
credits: weheartit















Friday, June 29, 2012

Tangled.


 Aku tahu udah dua tahun sebenernya film ini tayang. Tapi entah kenapa masih doyan aja. 
 

{TANGLED}

Tangled dimulai ketika sepercik sinar matahari jatuh ke bunga di bumi dan membuat bunga itu ajaib. Seorang wanita tua bernama Gothel menggunakan kekuatan ajaib bunga itu untuk membuatnya tetap muda. Namun dia merahasiakan keberadaan bunga ajaib itu dengan menutup bunga itu dengan tudung yang dilapisi dengan semak-semak.

Waktu pun berlalu. Berabad-abad kemudian, sebuah kerajaan dibangun dekat hutan di mana bunga ajaib itu tumbuh. Suatu saat, Permaisuri sakit sehingga Raja memerintahkan pasukannya untuk mencari bunga ajaib yang awalnya diduga mitos.